BANJARNEGARA, iNews.id – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, selama dua hari berturut-turut memicu bencana tanah longsor dan banjir bandang.
Tebing setinggi sepuluh meter ambrol dan material longsoran bercampur lumpur menerjang pemukiman warga di Desa Mlaya, Kecamatan Punggelan, Jumat (30/10/2026).
Rekaman video amatir warga memperlihatkan detik-detik mencekam saat banjir bandang bercampur lumpur meluluhlantakkan kawasan permukiman.
Derasnya terjangan air dari atas perbukitan membuat warga panik berhamburan keluar rumah demi menyelamatkan diri.
Bencana ini dipicu oleh hujan deras disertai angin kencang yang mengguyur kawasan tersebut selama berjam-jam.
Kondisi perbukitan yang sebelumnya telah mengalami retak-retak tidak mampu lagi menampung debit air yang tinggi, hingga akhirnya memicu longsor dan banjir bandang.
Akibat kejadian ini, sebanyak 20 rumah warga terdampak material lumpur. Satu unit rumah mengalami kerusakan paling parah hingga tidak dapat ditempati lagi, memaksa pemiliknya mengungsi ke rumah kerabat.
Selain itu, dua unit sepeda motor milik warga juga dilaporkan hanyut terbawa derasnya arus longsor.
Saat ini, puluhan warga bersama aparat gabungan dari TNI-Polri dan unsur relawan bahu-membahu bergotong royong membersihkan sisa material longsor berupa lumpur tebal yang merendam pemukiman.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Pemerintah Desa Mlaya mengimbau seluruh warga agar tetap meningkatkan kewaspadaan, mengingat pemukiman mereka berada di zona rawan bencana, terutama di tengah intensitas hujan tinggi yang menandai awal musim penghujan ini.
Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait