Sejumlah warga yang memiliki anak kecil memilih mengungsi karena rumah mereka mulai kemasukan air cukup tinggi. Seperti dialami Budi, warga Brangsong, yang akhirnya membawa istri dan anak balitanya ke rumah saudaranya di lokasi lebih aman setelah air di dalam rumah hampir setinggi satu meter.
"Ini mau mengungsi, rumah kerendam hingga seatas lutut," kata Budi, salah satu yang rumahnya terdampak banjir.
Data BPBD Kendal mencatat banjir kini merendam lima kecamatan, yakni Ngampel, Pegandon, Brangsong, Kota Kendal, dan Kaliwungu Selatan.
Banjir disebabkan curah hujan tinggi yang membuat sejumlah sungai besar di Kendal meluap. Selain itu, beberapa pintu air jebol diterjang derasnya arus saat hujan lebat.
Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait