Menurut dia, kondisi ekonomi yang sedang sulit membuat jumlah warga di kampungnya yang mampu menunaikan ibadah kurban tahun ini menurun drastis. Kehadiran tim Baznas pun menjadi penyambung kebahagiaan di momen Idul Adha.
"Alhamdulillah, di daerah kami tahun ini memang sepi dan tidak banyak warga yang menyembelih hewan kurban sendiri. Makanya, pembagian daging dam dari bapak-bapak Baznas ini menjadi berkah luar biasa bagi dapur kami di hari Idul Adha," ungkap Maulana.
Melalui sinergi distribusi daging dam haji yang terukur ini, diharapkan tidak hanya mampu menjawab tantangan pemenuhan gizi pangan bagi masyarakat miskin di pelosok desa, melainkan juga menjadi instrumen jangka panjang dalam mendukung program ketahanan pangan nasional dan pemberdayaan ekonomi berbasis peternakan lokal.
Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait