Tanaman anggur yang dikembangkan Yoyok Cahyadi, warga Desa Kidangan, Kecamatan Jepon, Kabupaten Blora. Foto: (iNews/ Heri Purnomo)

Dari segi buah, dirinya hanya ingin membuktikan bahwa di Kabupaten Blora anggur tetap bisa berbuah.

"Kalau dari segi ekonomi juga lumayan, buahnya itu bonus. Tapi yang lebih menghasilkan adalah bibitnya,” kata Yoyok Cahyadi.

Hanya menjual entres (tunas), dirinya bisa meraup keuntungan besar.  Satu batang entres berisi 3-4 tunas, bisa jual dengan harga Rp50.000. 

Dirinya menjual secara online dan komunitas anggur. Sekali pesan, ia bisa menjual 10-50 entres. Bisnis tanaman anggur cukup menjanjikan. Bahkan dirinya yang berprofesi sebagai pengacara, sekarang lebih memilih menikmati menanam anggur.

"Ketimbang pengacara, saya lebih memilih mengacarakan anggur. Santai dan sejuk," tuturnya. 


Editor : Ary Wahyu Wibowo

Sebelumnya
Halaman :
1 2

BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network