Untuk memadamkan api, Damkar Kabupaten Brebes mengerahkan dua unit mobil pemadam berkapasitas 4.000 liter dan 5.000 liter. Petugas dari Pos Induk dan Pos Tanjung juga diterjunkan untuk membantu proses pemadaman.
Penanganan kebakaran turut melibatkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Brebes dan kepolisian. BPBD mengerahkan mobil suplai air, sedangkan Polres Brebes menerjunkan satu unit mobil Armoured Water Cannon (AWC).
Namun, proses pemadaman sempat terkendala kebocoran selang pemadam. Selain itu, petugas harus menghadapi kemacetan sepanjang sekitar tiga kilometer saat menuju lokasi kejadian.
Setelah lebih dari satu jam berjibaku, petugas akhirnya berhasil memadamkan api pada pukul 01.15 WIB, Selasa (3/11/2026). Proses kemudian dilanjutkan dengan pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa.
Sopir bus diketahui bernama Adi, berusia 47 tahun, asal Pemalang. Meski seluruh penumpang selamat, bus mengalami kerusakan berat dengan kerugian materiil ditaksir mencapai Rp1,2 miliar.
Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam pemeriksaan lebih lanjut. Dugaan awal menyebutkan api berasal dari bagian mesin belakang bus.
Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait