Selain dikenal dengan Kota Kretek, Kudus juga dikenal sebagai kota santri karena dulu saat abad pertengahan menjadi pusat perkembangan agama Islam. (foto IG explore_kudus)

Ada banyak hadiah yang ditawarkan kepadanya, namun Sun Ging meminta sebidang tanah. Di lahan tersebut, ia ingin membangun perguruan ukir. Perguruan ukir yang didirikan tersebut membuat daerah itu semakin populer. 

Lambat laun daerah yang terkenal tadi diberi nama Sunggingan. Nama yang berasal dari nama pemiliknya, Sun Ging, serta diberi imbuhan -an yang artinya tempat tinggal. Selain itu, masyarakat juga mengatakan bahwa sunggingan berarti tempat orang menyungging, atau bisa disebut melukis dan mengukir. Dari versi tersebut, pemilik sunggingan ialah The Ling Sing.

Kelanjutan dari cerita rakyat Jawa Tengah asal mula Kota Kudus, desa Sunggingan yang semakin populer itu terdengar hingga ke telinga Raden Patah dari Demak yang merupakan kerajaan Islam pertama di Jawa. 

Beliau tertarik dengan desa Sunggingan dan memiliki keinginan untuk mengislamkan masyarakat daerah Sunggingan. Kemudian Syeh Jafar Sodiq diperintahkan untk melakukan tugas ini, ia merupakan ulama besar dari Persia.

Karena adanya perintah itu, akhirnya Syeh Jafar Sodiq pergi ke desa Sunggingan. Setelah sampai di sana, Syeh Jafar melihat suatu bangunan dengan pintu gerbang Kerajaan Majapahit yang sudah rusak. Demi menarik perhatian masyarakat penganut Agama Hindu, ia memugar gerbang tersebut. 


Editor : Ahmad Antoni

Halaman Selanjutnya
Halaman :
1 2 3
BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network