CILACAP, iNews.id – Banjir bandang dan tanah longsor menerjang Dusun Kalipada, Desa Pamulihan, Kabupaten Cilacap, Kamis (12/2/2026) malam. Bencana yang terjadi akibat hujan deras itu membuat warga panik berhamburan menyelamatkan diri. Tidak ada korban jiwa maupun luka, namun enam rumah rusak parah dan tertimbun longsor.
Video amatir milik warga merekam detik-detik mencekam saat air bah dan material tanah menghantam rumah-rumah warga. Terdengar suara histeris ketakutan saat warga berusaha menyelamatkan diri dan barang berharga mereka.
Kepanikan warga Desa Pamulihan ini bermula ketika tanggul Sungai Cikuya tidak kuat menahan debit air yang meningkat drastis hingga akhirnya jebol. Air bah langsung meluap dan menerjang area permukiman dengan arus yang sangat kuat.
Di saat yang bersamaan, kondisi tanah perbukitan di atas permukiman warga menjadi labil akibat resapan air hujan. Hal ini memicu terjadinya tanah longsor yang langsung meluncur ke arah bawah.
"Kejadiannya sangat cepat. Kami semua lari menyelamatkan diri, air masuk ke rumah dan di atas tanah juga mulai turun," ujar salah seorang warga, Neneng.
Bencana ganda ini mengakibatkan kerusakan infrastruktur yang cukup serius. Sedikitnya enam rumah dilaporkan mengalami kerusakan, mulai dari rusak ringan hingga berat akibat terjangan material longsor.
Kondisi Terkini: Pada Kamis sore, genangan banjir mulai surut. Warga dibantu relawan mulai bergotong-royong membersihkan rumah dari sisa lumpur dan puing dinding yang jebol.
Kepala Pelaksana BPBD Cilacap, Taryo, mengonfirmasi bahwa timnya sudah berada di lokasi untuk memberikan bantuan darurat dan melakukan asesmen mendalam.
"Kami masih melakukan pendataan untuk menghitung jumlah pasti rumah yang terdampak, baik oleh banjir maupun longsor. Namun, kami pastikan tidak ada korban jiwa dalam musibah ini," kata Taryo.
Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait