Tim SAR gabungan menghentikan sementara proses evakuasi jasad Syafiq Ali, pendaki yang ditemukan tewas di puncak Gunung Slamet, Rabu (14/1/2026). (Foto: iNews)

PEMALANG, iNews.id – Upaya evakuasi jenazah Syafiq Ridhan Ali Razan (18), pendaki hilang yang ditemukan meninggal dunia di puncak Gunung Slamet, dihentikan sementara, Rabu (14/1/2026) malam.

Faktor cuaca buruk dan medan yang sangat ekstrem menjadi alasan utama tim SAR Gabungan menunda proses penurunan jenazah asal Magelang hingga Kamis (15/1/2026) pagi.

Hingga saat ini, posisi jenazah korban masih berada di lokasi pertama kali ditemukan, yakni di sisi selatan Gunung Slamet pada ketinggian sekitar 3.000 meter di atas permukaan laut (MDPL), tepatnya di kawasan atas Gunung Malang, wilayah Purbalingga.

Tim SAR Gabungan yang terdiri atas Basarnas, BPBD, TNI-Polri, serta relawan dilaporkan hanya mampu menembus hingga Pos 5. Lokasi ini berjarak sekitar dua jam perjalanan dari Basecamp Dipajaya, Desa Clekataan, Kecamatan Pulosari, Pemalang. 

Kondisi hujan deras dan badai yang datang tiba-tiba di kawasan puncak membuat tim lapangan tidak memungkinkan untuk memaksakan penurunan jenazah pada malam hari.

"Fokus utama kami saat ini adalah keselamatan seluruh personel evakuasi. Medan di puncak sangat terjal dan cuaca berubah dengan cepat, sehingga evakuasi dijadwalkan kembali pada Kamis pagi," ujar Handika Henky dari Tim Basarnas Unit Pemalang di Basecamp Dipajaya.

Pantauan di lokasi, suasana di Basecamp Pendaikan Dipajaya pada Rabu malam tampak ramai. Berbagai lembaga terkait dan masyarakat setempat terus bersiaga menanti perkembangan dari tim yang berada di atas.

Selain itu, personel BPBD Kota Magelang juga telah tiba di lokasi. Kehadiran mereka bertujuan untuk membantu kelancaran proses evakuasi sekaligus mengawal pemulangan jenazah Ali menuju rumah duka di Magelang segera setelah sampai di bawah.


Editor : Kastolani Marzuki

Halaman Selanjutnya
Halaman :
1 2
BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network