“Guna menjaga budaya dan mengenal sejarah nenek moyang, warga bersama pemerintah Desa Bleboh ingin menghidupakan makam Wong Kalang sebagai wisata desa edukasi zaman prasejarah,” kata Kepala Desa Bleboh, Leles Budiyanto, Senin (11/10/2021).
Di Bukit Pontang, makam Wong Kalang sudah ditemukan 23 makam. Namun ada yang sudah rusak karena batunya diambil warga yang tidak tahu mengenai sejarah.
Saat ini, warga berupaya memoles agar bisa menjadi desa wisata. Sekaligus meningkatkan pendapatan asli desa di tengah pandemi Covid-19.
Wakil Ketua DPRD Blora Siswanto mengatakan, pihaknya sangat mendukung rencana menjadikan Desa Bleboh sebagai desa wisata. Antara lain dengan memikirkan akses jalan maupun sarana dan prasarana pendukung lainnya.
Terlebih di Desa Bleboh terdapat sumber mata air artetis, dan hutannya mendukung.
“Saya akan akan mengajak rombongan DPRD untuk melihat langsung makam Wong Kalang,” ucapnya.
Editor : Ary Wahyu Wibowo
Artikel Terkait