BLORA, iNews.id - Seorang difabel di Kabupaten Blora pandai melantunkan lagu Jawa dan memiliki suara emas. Empat lagu telah direkam di Studio Jepang Solo dan diciptakan oleh Heri Gempil, grup ngamen Didi Kempot almarhum.
Namanya Deviana, penyandang disabilitas yang baru berusia 10 tahun. Ia memilki kekurangan penglihatan sejak kecil karena lahir prematur.
Deviana memliki bakat alam menyanyi. Ia menuntut ilmu di Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Jepon, kampus 2 kelas 3 yang berada di Randublatung.
Suara emasnya diketahui ketika berusia 8 tahun. Berawal dari orang tua murid yang melihat ada anak kecil tuna netra namun memiliki suara bagus.
Di tingkat Jawa Tengah, ia pernah menjadi juara 1 lomba menyanyi untuk anak SDLB. “Rencananya di pembukaan Pekan Special Olympic Nasional Jateng 2022 mendatang, akan tampil menyanyi di sana,” kata Deviana, Kamis (16/12/2021).
Oleh Heri Gempil, grup mengamennya maestro campursari Didi Kempot almarhum, Deviana dibuatkan lagu-lagu Jawa.
Deviana kini sudah memiliki empat lagu yang direkam di Studio Jepang Solo, yakni Sopo Gelem Koyo Aku, Terima Kasih Pak Polisi, Ojo Nangis, dan Matur Suwun Pak Polisi.
“Awal sekolah Deviana hanya bisa membeo, menirukan kata saja. Tapi sekarang sudah pandai, anaknya penurut, pinter dan suaranya bagus serta membanggakan,” kata Intisari, guru pembimbing.
Pengorbanan orangtuanya dinilai luar biasa. Ibunya menunggu di Randublatung Blora, sedangkan bapaknya bekerja di Lampung.
Editor : Ary Wahyu Wibowo
Artikel Terkait