“Pemahaman nilai-nilai wawasan kebangsaan merupakan kebutuhan mutlak, terutama bagi generasi muda di tengah arus globalisasi dan proses demokrasi dewasa ini,” kata Sukirno.
Menurutnya, penerapan konsep wawasan kebangsaan yang baik, dapat membentuk manusia Indonesia seutuhnya serta menguatkan persatuan dan kesatuan bangsa.
“Seseorang yang memiliki pemahaman wawasan kebangsaan yang kuat, akan mempunyai semangat cinta tanah air. Sebaliknya, jika kehilangan wawasan tentang makna hakikat sebuah bangsa dan kebangsaan, akan mendorong terjadinya disorientasi dan perpecahan, konflik dan ancaman disintegrasi bangsa,“ katanya.
Kepala Kesbangpol Jateng Haerudin mengatakan, pihaknya masih terus melakukan tugas untuk memantapkan cara pandang dan pemahaman kebangsaan bagi generasi muda dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara dalam peningkatan persatuan dan kesatuan bangsa.
“Upaya itu akan dapat mengurangi potensi konflik dan meredam berkembangnya paham-paham negatif pada masyarakat serta dapat melahirkan kader-kader yang mempunyai bekal pemahaman kebangsaan,” kata Haerudin.
“Kondisi wawasan kebangsaan kita masih harus terus diperjuangkan, apalagi di era teknologi digital yang sangat efektif untuk memberikan pemahaman wawasan kebangsaan. Mari kita manfaatkan digital untuk positif, terutama makna kebangsaan,” ujarnya.
Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait