Ilustrasi - Cabai yang dijual di pasar tradisional. Foto: dok.

"Mau tidak mau harus berhemat. Sekarang satu ons, untuk dua sampai tiga hari," ujarnya. 

Senada dikatakan ibu rumah tangga lainnya. Erni (38). Cabai diakui bukan termasuk bumbu pokok. Namun, dirinya tidak bisa meninggalkan cabai untuk melengkapi sajian makanan sehari-hari.

"Berhubung cabai mahal, ya terpaksa harus mengurangi porsi. Biasanya satu ons satu kali membuat sambal. Sekarang untuk dua kali," ujarnya. 

Dia berharap, harga cabai bisa turun agar tidak kebingungan dalam mengolah masakan untuk anggota keluarganya. 

"Satu rumah doyan pedas semua. Makan kalau tidak ada sambal, rasanya kurang nikmat. Semoga harga cabai segera turun," ucapnya. 


Editor : Ary Wahyu Wibowo

Sebelumnya
Halaman :
1 2

BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network