Tempe yang diproduksi perajin di Kabupaten Kendal. (Foto: Eddie Prayitno/iNews)

Jika dipaksakan tetap berproduksi, keuntungan yang diraih sangat tipis. Perajin tidak mungkin menaikan harga jual produksinya. Sementara OP hanya menyiapkan 100 kilogram. Sehingga tidak seimbang dengan kebutuhan.  

Plt Kepala Dinas Perdagangan Kendal, Alfebian mengatakan, selama ini Koperasi Harum bersama importir sudah mengadakan kerja sama. Sehingga kebutuhan kedelai untuk perajin masih bisa didapatkan dengan mudah. 


Editor : Ary Wahyu Wibowo

Sebelumnya
Halaman :
1 2

BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network