Perwakilan mantan prajurit siswa Dikmata TNI AD Gelombang I TA 2021 saat dilantik oleh Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI. (foto: Istimewa)
Ahmad Antoni

KEBUMEN, iNews.id  – Prestasi membanggakan diraih Prada Yusuf Khoirul Ahmad (866,47). Yusuf menjadi lulusan terbaik  Dikmata TNI AD Gelombang I TA 2021.

Hebatnya, Yusuf merupakan anak seorang petani asal Boyolali. Untuk peringkat kedua diraih oleh Prada Muhammad Refi R (862,89) dan ketiga Prada Adit Supriyanto (861,57). 

Penilaian lulusan Dikmata TNI AD Gelombang I TA 2021 dilakukan melalui aspek penilaian yang telah dirangkum oleh pelatih  meliputi sikap dan perilaku, pengetahuan ketrampilan dan jasmani.

Sementara, Pangdam IV Diponegoro Mayjen TNI Rudianto melantik 550 mantan prajurit siswa Dikmata dalam penutupan Dikmata TNI AD Gelombang I TA 2021 di Lapangan Chandradimuka Secata Rindam IV/Diponegoro Gombong. Selasa (7/9/2021).  Mereka telah selesai melaksanakan pendidikan tahap awal.

Disambut langsung oleh Danrindam IV/Diponegoro Kolonel Inf Tarsono, Pangdam beserta rombongan menerima paparan dari Dansecata terkait dengan hal menonjol dalam pelaksanaan pendidikan dan upaya mengatasinya serta memaparkan  hasil pencapaian latihan para mantan siswa Dikmata yang melaksanakan pendidikan selama lima bulan.

Dalam sambutannya, Pangdam mengatakan bahwa ini merupakan awal karier bagi seorang Prajurit TNI.  Semua materi yang sudah diberikan merupakan bekal pengabdian untuk menanamkan rasa bangga terhadap TNI AD agar terbentuk prajurit yang tangguh, kuat, profesional, dicintai oleh rakyat dan selalu berhasil dalam melaksanakan tugas dimana pun berada.

“Maka dari itu, mulai detik ini kalian harus bersikap dan berperilaku sebagai seorang prajurit sejati yang memiliki disiplin dan mengabdi kepada satuan, bangsa dan negara. Loyalitas kepada atasan dan selalu bekerja keras tanpa mengenal menyerah juga harus selalu ditanamkan dalam diri masing-masing,” kata Pangdam.

“Jadilah sosok prajurit yang tangguh, militan dan siap mengorbankan jiwa raga untuk NKRI” katanya. Dia mengatakan, ilmu yang telah diberikan selama pendidikan merupakan tahap dasar dan masih perlu ditingkatkan lagi, maka setelah ini kalian akan mengikuti pendidikan kejuruan sesuai dengan kecabangan masing-masing. 

Tetapi sebelum melaksanakan itu, kata dia, harus tetap menjaga kesehatan dan meningkatkan kemampuan fisik serta selalu mendekatkan diri kepada Tuhan YME sebagai landasan moral dalam bersikap dan berperilaku.

“Ingat, saat ini Pandemi Covid-19 masih belum berakhir, untuk itu tetap patuhi protokol kesehatan dalam setiap kegiatan guna mencegah dan menghindari penyebarannya,” ujar Pangdam.

Pangdam juga mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Danrindam beserta staf, Dansecata, para Guru Militer dan Pelatih atas kesungguhannya dalam menangani pendidikan sehingga tujuan dan sasaran pendidikan dapat tercapai. Selanjutnya evaluasi juga harus dilakukan guna menghasilkan para prajurit TNI yang handal dan berkualitas.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Asintel Kasdam IV/Diponegoro Kolonel Inf J. Adventino Krismadi, Asops Kolonel Inf H. Pakpahan, Aspers Kolonel Inf Hendi Ahmad Pribadi, Aslog Kolonel Inf Amin Taufik, Aster Kolonel Inf Brantas, Kaajendam Kolonel Caj Susanto, Kajasdam Kolonel Arm Sutikno, Kapendam IV/Diponegoro Kolonel Inf Enjang, Dandim 0709/Kebumen Letkol Kav MS. Prawira Negara, dan Kapolres Kebumen AKBP Piter Yanottama.


Editor : Ahmad Antoni

BERITA TERKAIT