Kandang babi yang remai berdekatan dengan Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Sragen, Jawa Tengah. (Foto: iNews).

SRAGEN, iNews.id - Polemik pembangunan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Desa Banaran, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah akhirnya mencapai titik akhir. Badan Gizi Nasional (BGN) pusat memutuskan dapur tersebut harus direlokasi setelah terbukti dibangun berdekatan dengan kandang babi, sehingga dinilai melanggar standar operasional prosedur (SOP).

Keputusan relokasi diambil melalui mediasi yang melibatkan 12 pihak pada Kamis siang di Hotel Front One Sragen. Mediasi dihadiri perwakilan BGN pusat, Pemerintah Kabupaten Sragen, Satgas MBG daerah, unsur Forkopimda, pengelola SPPG, hingga pemilik peternakan babi.  

Wakil Bupati Sragen sekaligus Ketua Satgas MBG Kabupaten, Suroto, menyatakan bahwa mediasi yang difasilitasi langsung oleh BGN menghasilkan kesepakatan yang dapat diterima semua pihak. 

Dapur SPPG Banaran akan dipindahkan ke lokasi lain, namun tetap berada di wilayah Kecamatan Sambungmacan. Kebijakan ini diambil untuk menjaga harmoni sosial masyarakat sekaligus memastikan program strategis nasional Makan Bergizi Gratis tetap berjalan tanpa mengganggu usaha warga yang sudah lama berdiri.  

"Alhamdulaillah berkat kehadiran BGN pusat, setelah mediasi membuahkan hasil yang sekiranya nyaman kedua belah pihak hasilnya daripada itu SPPG harus relokasi," ujar Suroto.


Editor : Kurnia Illahi

Halaman Selanjutnya
Halaman :
1 2
BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network