Penempatan ambulans udara ini menjadi bagian dari strategi memperkuat sistem respons cepat, terutama dalam menangani kecelakaan lalu lintas maupun kondisi medis darurat yang membutuhkan evakuasi cepat dari jalur tol dengan volume kendaraan tinggi.
“Kami ingin memastikan masyarakat yang melaksanakan perjalanan mudik di wilayah Jawa Tengah mendapatkan perlindungan dan pelayanan terbaik. Oleh karena itu berbagai kesiapan, termasuk dukungan ambulans udara, telah disiapkan untuk mengantisipasi situasi darurat selama arus mudik maupun arus balik Lebaran,” Kombes Artanto.
Selain menyiagakan fasilitas evakuasi udara, polisi juga mengimbau para pemudik untuk tetap mengutamakan keselamatan selama perjalanan. Pemudik diminta mematuhi aturan lalu lintas serta memanfaatkan pos pelayanan maupun pos pengamanan Operasi Ketupat Candi jika membutuhkan bantuan petugas.
Langkah ini diharapkan dapat memastikan perjalanan masyarakat selama arus mudik dan arus balik Lebaran berlangsung aman, tertib dan lancar.
Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait