“Gorong-gorong jembatan kali Siton tersebut merupakan bangunan lama. Gorong-gorong pernah amblas namun hanya ditambal,” kata Yudho Adianto, salah seorang saksi mata.
“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Mobil kemudian dibawa pulang oleh pemiliknya,” ujarnya.
Jalan amblas ini merupakan jalur alternatif yang menghubungkan Sapuran – Wadaslintang. Hingga saat ini, warga membuka tutup jalan agar tidak terjadi antrian panjang.
Sementara, kendaraan berat dilarang untuk melintas karena sangat membahayakan. Kendaraan berat harus memutar sejauh 10 kilometer.
Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait