"Kami masih upayakan penggeledahan gedung dan kamar-kamar. Karena kan ponpesnya luas ada banyak gedung dan kamar," ujar Dirmanto.
Penggeledahan dan penyisiran polisi di pesantren menemukan banyak ruangan tersembunyi. Hingga lebih dari 12 jam, Mas Bechi belum juga ditemukan. Polisi meminta keluarga kooperatif untuk menyerahkan Mas Bechi."Banyak sekali ruangan-ruangan yang kosong, tersembunyi di sana," ujar Dirmanto.
Mas Bechi akhirnya menyerahkan diri sekitar pukul 23.00 WIB. Kapolda Jatim Irjen Nico Afinta mengatakan Mas Bechi telah menyerahkan diri ke polisi dan langsung digelandang ke Polda Jatim. "Sedang diperiksa petugas," ujar Afinta.
Usai menyerahkan diri, Mas Bechi digelandang ke Polda Jatim. Setelah menjalani pemeriksaan pada Jumat (8/7/2022) dini hari, Mas Bechi langsung dijebloskan ke Rutan Medaeng Surabaya.
Sebelum dititipkan ke Rutan Madaeng, Mas Bechi menjalani proses sidik jari untuk memastikan yang dibawa benar MSAT yang menjadi DPO kasus dugaan pencabulan santriwati.
"Untuk mempermudah proses pelimpahan kepada Kejati Jawa Timur, tersangka dititipkan ke Rutan Klas 1 Medaeng," kata Dirmanto.
Editor : Ahmad Antoni
anak kiai mas bechi pondok pesantren jawa timur kapolda jatim polda jatim polres jombang Kabid Humas Polda Jatim tersangka pencabulan menyerahkan diri
Artikel Terkait