PATI, iNews.id – Jalur Pantura Pati-Juwana kembali mengalami kemacetan parah pada Kamis (15/1/2026). Antrean kendaraan terpantau mengular hingga sejauh 5 kilometer akibat genangan air banjir dan kondisi jalan yang rusak parah. Para sopir truk logistik mengaku terjebak di tengah kemacetan selama lebih dari empat jam.
Kombinasi antara debit air yang merendam badan jalan serta banyaknya lubang dalam yang tertutup genangan air membuat laju kendaraan melambat drastis.
Genangan air setinggi 20 sentimeter masih merendam sejumlah titik di ruas jalan nasional tersebut. Kondisi ini diperparah dengan kerusakan aspal yang menyisakan lubang-lubang besar. Banyak pengendara, terutama truk bermuatan berat, harus ekstra hati-hati saat melintas agar tidak terperosok atau mengalami patah as roda.
Indra, salah seorang sopir truk tujuan Jombang, mengaku hanya bisa pasrah dengan kondisi ini. "Sudah lebih dari empat jam terjebak di sini. Majunya pelan sekali karena banjir dan banyak lubang. Harapannya macet segera terurai supaya logistik bisa sampai tepat waktu," ucapnya.
Polisi Rekayasa Lalu Lintas
Menanggapi kelumpuhan arus tersebut, Satlantas Polresta Pati telah melakukan berbagai upaya rekayasa lalu lintas. Namun, upaya penguraian kendaraan berjalan lambat karena volume kendaraan yang besar tidak sebanding dengan akses jalan yang bisa dilewati.
Di tengah teriknya cuaca dan kelelahan para sopir, jajaran Satlantas Polresta Pati melakukan aksi simpatik dengan membagikan makanan ringan dan minuman kepada para pengemudi yang terjebak macet.
"Ini bentuk empati kami kepada para sopir yang kelelahan. Kami juga terus bersiaga di titik-titik parah untuk membantu mengarahkan kendaraan," ujar Ipda Muslimin, KBO Satlantas Polresta Pati.
Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait