Jenazah pendaki Syafiq Ali dievakuasi tim SAR dari puncak Gunung Slamet setelah 27 jam menerjang badai, Kamis (15/1/2026). (Foto: iNews)

Evakuasi Dramatis

Proses penurunan jenazah memakan waktu hingga 27 jam sejak ditemukan. Tim SAR gabungan harus berhadapan dengan cuaca ekstrem berupa hujan lebat dan angin kencang yang sempat memaksa operasi dihentikan sementara pada Rabu malam.

Medan evakuasi melalui jalur Gunung Malang, Purbalingga, dipilih karena merupakan akses terdekat, meski harus melalui jalur yang sangat terjal, licin, dan dipenuhi batuan besar di bawah kabut tebal. Puluhan personel SAR harus bergantian menggotong jenazah dengan penuh kehati-hatian agar tidak terjatuh di medan ekstrem tersebut.

Setelah berhasil mencapai kaki gunung pada Kamis sore, jenazah Syafiq langsung dibawa menggunakan ambulans menuju Rumah Sakit Umum (RSUD) di Purbalingga. Di sana, jenazah akan menjalani pemeriksaan medis (visum) guna memastikan penyebab kematian serta menjawab keinginan keluarga mengenai perkiraan waktu meninggalnya almarhum.

Setelah seluruh proses medis selesai, jenazah akan langsung dipulangkan ke rumah duka di Kota Magelang untuk dimakamkan.


Editor : Kastolani Marzuki

Sebelumnya
Halaman :
1 2

BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network