Menurut kisahnya, dia medapat kekuasaan wilayah ini dari Ki Buyut Jiwandono atau Ki Buyut Banjarsari, yang kala itu sebagai penguasa menjadikan Pemalang sebagai wilayah perdikan Majapahit.
Nama Pemalang, terdiri dari dua kata, yaitu Pe dan Malang, yang dalam bahasa Jawa, Pe berarti tempat, sedangkan Malang merujuk pada Raden Joko Malang. Maka, Pemalang dapat diartikan sebuah tempat kekuasaan Raden Joko Malang.
Dalam catatan sejarah, selain sempat menjadi wilayah Mataram Islam, Kabupaten Pemalang juga pernah menjadi bagian dari wilayah Hindia Belanda.
Bupati Pemalang yang berkuasa pada tahun 1820-1830 dinyatakan turut terlibat dalam Perang Diponegoro melawan kolonial Belanda.
Editor : Ahmad Antoni
kabupaten pemalang provinsi jawa tengah sejarah asal usul kolonial belanda majapahit hindia belanda Sriwijaya tanah jawa Pangeran Diponegoro
Artikel Terkait