Salah seorang pedagang daging ayam dan sapi di Pasar Kembangsari, Tengaran, Kabupaten Semarang saat melayani pembeli. Foto: Sindonews/Angga Rosa.

Dia mengatakan, kenaikkan harga daging ayam lazim terjadi menjelang hari raya keagamaan. Terlebih saat ini sedang ada wabah PMK pada hewan ternak, khususnya sapi dan kerbau. 

Dampaknya, masyarakat cenderung memilih mengonsumsi daging ayam atau ikan untuk memenuhi kebutuhan protein hewani.

"Seperti beberapa konsumen saya, sejak ada PMK jadi jarang beli daging sapi. Mereka memilih ayam atau ikan," katanya.

Sementara itu, tingginya harga daging ayam dikeluhkan konsumen. Sebab, kenaikkan harga berimbas pada peningkatan pengeluaran.

"Sejak harga daging ayam naik, pengeluaran untuk belanja otomatis juga naik. Padahal anak-anak sukanya makan dengan lauk ayam. Saya berharap harganya cepat turun," ujar salah seorang konsumen, Tutik (48) warga Tengaran.


Editor : Ary Wahyu Wibowo

Sebelumnya
Halaman :
1 2

BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network