Satgas Kodim 1714 Puncak Jaya Yonif R 408/SBH Pos Ramil 05 Beoga memberikan pelayanan kesehatan dan pengobatan gratis kepada masyarakat Desa Milawak, Distrik Beoga Puncak Papua. (Dok Pendam IV/Dip)
Ahmad Antoni

PAPUA, iNews.id - Satgas Kodim 1714 Puncak Jaya Yonif R 408/SBH Pos Ramil 05 Beoga memberikan pelayanan kesehatan dan pengobatan gratis kepada masyarakat Desa Milawak, Distrik Beoga Puncak Papua. Pelayanan ini menjadi solusi di tengah-tengah kesulitan warga setempat.

Tidak hanya dilakukan di pos Satgas, pelayanan kesehatan ditujukan langsung ke rumah-rumah warga, dengan maksud untuk lebih mempererat hubungan silaturahmi antara Satgas dengan masyarakat setempat, sekaligus guna mengimbau kepada warga yang belum melaksanakan vaksin ketiga agar segera vaksin.

Kegiatan tersebut dilakukan secara rutin dalam upaya meningkatkan kualitas kesehatan serta membangkitkan kesadaran hidup sehat masyarakat Papua. 

Dansatgas Kodim Yonif Raider 408/SBH Letkol Inf Ade Avri Verdaniex mengatakan hal tersebut merupakan kegiatan yang dilakukan secara rutin dalam upaya meningkatkan kualitas kesehatan serta membangkitkan kesadaran hidup sehat masyarakat Papua. 

"Kita berusaha jemput bola, aktif mendatangi rumah masyarakat guna memberikan pelayanan kesehatan dan pengobatan. Tujuannya meningkatkan kualitas kesehatan dan kesadaran hidup sehat masyarakat, " kata Ade Avri, Sabtu (18/6/2022).

Selain itu, kata dia, bisa meningkatkan hubungan emosional. Harapannya, ke depan masyarakat dapat lebih terbuka menyampaikan keluhan atau bisa konsultasi kesehatan tanpa rasa malu.

Elon Magai, warga Desa Milawak mengucapkan terima kasih kepada Satgas Kodim Yonif R 408/SBH atas pelayanan kesehatan yang selama ini diberikan. Sebab semenjak adanya Satgas, dirinya dapat berkonsultasi tentang penyakit Malaria yang dideritanya.

"Terima kasih bapak TNI, selain berobat juga bisa bertanya tanya keluhan sakit malaria saya. Karena selama ini saya bingung harus berkonsultasi dengan siapa," kata Elon.

“Semoga pelayanan kesehatan ini selalu dapat dilaksanakan, sehingga masyarakat Papua dapat terjamin kesehatannya,” ujarnya.


Editor : Ahmad Antoni

BERITA TERKAIT