Presiden Joko Widodo saat memberikan sambutan dalam pembukaan Muktamar ke-48 Muhammadiyah dan Aisyiyah di Stadion Manahan Solo, Sabtu (19/11/2022) pagi. Foto: Tangkapan layar YouTube.

Masalah baru telah muncul, di antaranya perang di Ukraina telah merusak rantai pasok global. Dampaknya harga pangan naik, harga BBM dan listrik meningkat tajam di seluruh negara di dunia. 

Meski demikian, Presiden bersyukur di tengah tantangan yang berat, pemulihan ekonomi nasional dapat dikelola dengan baik. Inflasi masih terkendali di kisaran 5,7 persen. Artinya, rata-rata kenaikan harga di sekitar 5 persen. 

“Ini jauh lebih rendah dibandingkan rata-rata inflasi dunia,” ucapnya. 

Jokowi menyebut kinerja ekonomi Indonesia juga menggembirakan karena di kuartal ketiga ekonomi bisa tumbuh 5,27 persen dan perdagangan juga tumbuh 58 persen.  


Editor : Ary Wahyu Wibowo

Sebelumnya
Halaman :
1 2

BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network