Usai KLB, sejumlah kader dari beberapa daerah kecewa karena tidak mendapatkan fulus seperti yang sudah dijanjikan. Mereka mulai memberontak. Alhasil, mereka mendapatkan tambahan uang lagi Rp5 juta dari seseorang yang ia sebut bernama Nazarudin.
"Kami memberontak karena tidak sesuai harapan tiba-tiba dipanggil dan ditambahkan yang Rp5 juta oleh bapak M Nazarudin. Yang pertama dari daerah Maluku berontak. Kedua dari Papua, mereka melakukan pemberontakan, tiba-tiba diamankan oleh Pak Nazarudin, begitu juga daerah lain. Yang teakhir itu dari Sulawesi Utara, salah satunya saya, sehingga dipanggil dan ditambah yang Rp5 juta total Rp10 juta," ujar Gerald.
Atas keikutsertaanya di KLB Deliserdang, Gerald meminta maaf kepada Ketua Umum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono. Ia juga meminta maaf kepada Ketua DPD Demokrat Sulawesi Utara Mor Bastian, serta Ketua DPC Demokrat Kotamobagu Ishak Sugeha.
Testimoni Gerald tentang KLB Deliserdang ditampilkan dalam sebuah video yang ditonton bersama sejumlah kader di DPP Demokrat, Jalan Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat.
Usai memutar video tersebut, tanpa disangka AHY menghadirkan Gerald langsung di hadapan para kader. AHY pun nampak menerima permintaan maaf Gerald yang disampaikannya secara langsung.
Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait