Presidium AMPB, Novi menegaskan pihaknya tidak membuka penggalangan dana secara resmi.
“Kami tidak membuka donasi kita hanya ingin mengawal jalannya persidangan sampai Mas Supriyono dan Teguh bebas, tapi warga malah berdatangan memberikan donasi air dan makanan ringan sebagai bentuk empati. Ini mengingatkan kita pada demo besar 13 Agustus lalu,” ujar Novi.
Aksi solidaritas ini diperkirakan dapat berkembang dengan gelombang massa yang besar, seperti unjuk rasa yang pernah terjadi pada 13 Agustus 2025.
Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait