Petugas menghadapi kendala berupa akses jalan yang sempit sehingga kendaraan pemadam tidak dapat langsung mendekati titik api. Meski demikian, petugas terus berjibaku agar kobaran tidak meluas ke bangunan lainnya.
Berdasarkan keterangan saksi, api diduga pertama kali muncul dari rumah milik Kirno yang digunakan untuk berjualan obat pertanian dan pupuk. Api kemudian merembet ke rumah kosong di sebelahnya sebelum menjalar ke sejumlah rumah di sekitar lokasi.
Setelah lebih dari satu jam melakukan pemadaman, petugas akhirnya berhasil mengendalikan kobaran api. Api berhasil dipadamkan sebelum meluas ke bangunan lainnya.
Polisi dari Polsek Gemuh kemudian memasang garis polisi di lokasi kejadian. Sejumlah saksi juga diperiksa untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian material akibat kebakaran diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.
Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait