“Nanti dari hasil Labfor bagaimana akan diketahui sumber apinya berasal dari mana, apa penyebabnya, tunggu penyelidikan dulu,” katanya.
Diketahui pabrik tersebut memproduksi mainan edukasi bagi anak-anak yang barangnya akan diekspor ke Eropa. Jumlah pekerja di pabrik tersebut sekitar 2.000 orang.
Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait