Warga sekitar sempat berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya. Selain menyiram kobaran api, warga juga mengevakuasi sejumlah tabung gas untuk mengantisipasi terjadinya ledakan. Namun karena api terus membesar, warga akhirnya menunggu bantuan petugas pemadam kebakaran.
Sebanyak empat unit mobil pemadam kebakaran dari Damkar Kaliwungu dan Kabupaten Kendal dikerahkan ke lokasi. Petugas juga mendapat bantuan suplai air dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kendal dan Palang Merah Indonesia (PMI) Kendal.
Menurut petugas, banyaknya material yang mudah terbakar membuat api cepat membesar dan menghanguskan bangunan hingga nyaris tidak menyisakan bagian yang dapat diselamatkan.
"Api awalnya korleting listrik dari bagian depan," ujar Jambari, Kasi Dalops Damkar Kendal.
Saat ini, polisi masih memeriksa sejumlah saksi untuk memastikan penyebab pasti kebakaran. Akibat kejadian tersebut, kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun rumah sekaligus tempat usaha milik korban mengalami kerusakan total.
Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait