SEMARANG, iNews.id - Polrestabes Semarang masih menyelidiki penyebab meninggalnya atlet selam asal Jepara, Syabila Rizky Putri Raharjo, saat bertanding dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah ke-17 di Semarang, Minggu (25/10/2026). Polisi mendalami dugaan kematian akibat tenggelam, termasuk kemungkinan adanya kelalaian dalam pengawasan pertandingan.
Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Erlin Tang Jaya mengatakan, berdasarkan informasi awal dari lapangan, Syabila sempat mengangkat tangan saat mengikuti nomor lomba 3.000 meter. Isyarat tersebut muncul pada putaran kedua pertandingan dan diduga menunjukkan atlet mengalami kelelahan atau kesulitan.
Kondisi tersebut menjadi salah satu fokus penyelidikan, terutama terkait respons petugas pengawas dan penyelenggara ketika korban diduga memberikan isyarat membutuhkan pertolongan.
Berdasarkan hasil pemeriksaan medis awal, ditemukan banyak cairan di dalam paru-paru korban. Penemuan tersebut mengarah pada dugaan kematian akibat tenggelam. Namun, polisi masih menelusuri penyebab pasti kematian Syabila.
Penyidik juga mendalami kemungkinan adanya unsur kelalaian dalam pengawasan selama pertandingan berlangsung. Pemeriksaan difokuskan pada pihak-pihak yang berada di lokasi kejadian, termasuk petugas pengawas atlet dan pelaksana kegiatan.
"Jadi ada empat orang yang kita mintai keterangan," ujar Kombes Pol Erlin Tang Jaya.
Hingga kini, empat orang telah dimintai keterangan oleh polisi. Mereka berasal dari unsur tenaga medis, motoris yang bertugas mengawasi atlet, serta pihak penyelenggara pertandingan.
Polisi akan melanjutkan pemeriksaan untuk mengungkap kronologi kejadian dan memastikan apakah penanganan terhadap isyarat yang diduga diberikan korban telah dilakukan sesuai prosedur.
Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait