Komisioner Komnas HAM Choirul Anam (kiri) dalam konferensi pers terkait proses penangkapan dokter Sunardi oleh Densus 88. (Riezky Maulana)

Selain itu, kata dia, pihaknya akan menyambangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan melihat rekaman CCTV secara langsung. Sebab, rekaman yang ditampilkan bukanlah milik Densus 88 pribadi, melainkan dari masyarakat. 

"Apakah perlu kami datang ke lokasi? ya kami akan dalami. Ini bukan videonya Densus, ini video CCTV. Video ini punya publik, macam-macam sumber videonya," ujarnya. 

Anam mengatakan, proses penetapan tersangka dari dokter Sunardi juga akan dimonitor oleh Komnas HAM. Nantinya, berangkat dari hal itu, akan pula didalami bagaimana mekanisme hukum yang diterapkan. 

"Memang kebutuhan kami di Komnas HAM terkait berbagai informasi, kenapa kok ada orang dituduh teroris kenapa kok dinaikin jadi tersangka dan bagaimana proses hukumnya sampai proses hari H, sampai ada kejar-kejaran," ujarnya.


Editor : Ahmad Antoni

Sebelumnya
Halaman :
1 2

BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network