Pada saat bersamaan, roda cadangan truk Hino terlepas akibat benturan. Roda tersebut kemudian menghantam bagian depan Toyota Avanza B 2058 UOR yang berada di belakang ambulans.
Rangkaian tabrakan tersebut mengakibatkan tiga orang di dalam ambulans tewas. Ketiganya, yakni Giyati (42) dan Mulyana (50), pasangan suami istri (pasutri) warga Cengkareng Timur, serta Tekad Susanto (46) kru ambulans asal Tangerang.
Giyati dan Mulyana diketahui sedang dalam perjalanan untuk mengantarkan jenazah anak mereka, Tyo Prasetyo, ke Jepara. Namun, perjalanan tersebut berakhir tragis setelah ambulans yang mereka tumpangi mengalami kecelakaan.
Jenazah ketiga korban kemudian dievakuasi dan dibawa ke RSI Muhammadiyah Weleri, Kendal. Tangis keluarga pecah saat jenazah Giyati dan Mulyana dipindahkan ke mobil jenazah.
Sementara itu, sopir ambulans mengalami luka dan masih menjalani pemeriksaan oleh polisi. Kecelakaan tersebut juga menyebabkan dua orang lainnya mengalami luka berat.
"Sopir ambulans, informasinya selamat dan sekarang ini sedang ditangani kepolisian," ucap Humas RSI Muhammadiyah Weleri Kendal, Farid Hermawan.
Polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab dan kronologi lengkap kecelakaan. Saat kejadian, cuaca cerah, jalan lurus, permukaan beton dalam kondisi baik dan arus lalu lintas sedang. Kerugian material sementara ditaksir mencapai sekitar Rp20 juta.
Seluruh korban tewas akan mendapatkan santunan dari Jasa Raharja sesuai ketentuan yang berlaku.
Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait