GROBOGAN, iNews.id - Aksi brutal seorang pemuda bernama Priyanto di Desa Sengon Wetan, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, terjadi secara beruntun dari dalam rumah hingga ke jalanan desa. Peristiwa pada Minggu (29/3/2026) sore itu mengakibatkan delapan warga menjadi korban, satu di antaranya meninggal dunia.
Kronologi kejadian bermula saat pelaku mendobrak rumah milik Mbah Abu (71). Saat itu, korban bersama keluarganya berusaha menyelamatkan diri ke dalam rumah setelah melihat pelaku datang membawa parang.
Pelaku yang merupakan tetangga korban berhasil masuk setelah menendang pintu hingga terbuka. Pelaku kemudian mengejar penghuni rumah dan mengayunkan parang secara membabi buta.
Teriakan minta tolong terdengar, sementara korban berlarian dalam kondisi terluka akibat sabetan senjata tajam. Usai dari rumah tersebut, pelaku keluar dan melanjutkan aksinya di luar.
Ayah pelaku, Suroto sempat berusaha menghentikan dengan menggunakan bilah bambu dan memeluk anaknya. Namun, upaya itu gagal dan justru membuatnya menjadi korban bacokan di bagian punggung, pundak, dan pinggul.
Aksi pelaku semakin tak terkendali saat berada di jalan. Pelaku menyerang warga yang ditemui secara acak hingga memicu kepanikan.
Warga berlarian menyelamatkan diri, bahkan ada yang meninggalkan sepeda motor karena takut diserang. Pelaku sempat membawa sepeda motor milik warga sejauh 100 meter sebelum akhirnya ditinggalkan.
Pelaku kemudian kembali menyerang dua warga lanjut usia yang berada di teras rumah. Beruntung, keduanya hanya mengalami luka ringan.
Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait