Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Widi Prasetijono (kanan) mengunjungi markas Yonif R 400/Banteng Raiders, Semarang, Kamis (12/05/2022). (IST)
Ahmad Antoni

SEMARANG, iNews.id - Pangdam IV Diponegoro Mayjen TNI Widi Prasetijono mengunjungi markas Yonif R 400/Banteng Raiders, Semarang, Kamis (12/05/2022). Pangdam didampingi Ketua Persit KCK PD IV/Diponegoro Ny Novita Widi Prasetijono.

Kedatangan Pangdam disambut Danyonif Mayor Inf Ely Purwadi, dilanjutkan dengan jajar kehormatan Kesatrian Yonif R 400/BR. Kehadiran Pangdam beserta rombongan mengunjungi Yonif R 400/BR untuk mengecek secara langsung keadaan prajurit Banteng Raiders maupun pangkalan mantan satuannya tersebut. 

Sebelumnya,  Mayjen TNI Widi Prasetijono pernah menjabat sebagai Danyonif R 400/BR pada tahun 2009 hingga 2010.

Berbicara mengenai tugas pokok dan fungsinya, Pangdam menekankan kepada seluruh prajurit untuk menerapkan di tiap masing-masing perorangan agar selalu melaksanakan tugas dengan penuh rasa tanggung jawab, ikhlas tanpa adanya keterpaksaan maupun ingin dipuji orang lain. 

“Kita harus rendah hati dan tidak perlu menyombongkan diri, yang terpenting itu tugas pokok kita dilaksanakan dengan baik dan tolok ukur satuan yang dikatakan berhasil apabila dalam penugasan mencapai hasil yang diharapkan” kata Pangdam.

Pangdam mengatakan bahwa Yonif Raider 400/BR yang dibangun tahun 1953merupakan salah satu satuan yang memiliki sejarah panjang di mana menjadikannya sebagai satuan yang hebat dan telah menorehkan berbagai macam prestasi yang mengharumkan Kodam IV/Diponegoro. Namun demikian semua pencapaian itu harus terus dipertahankan dan ditingkatkan. 

Dilandasi dengan sejarah dan nama besar Banteng Raiders, Pangdam menggaris bawahi bahwa setiap prajurit Yonif R 400/BR harus cinta akan satuannya, harus bermental baja dan pantang menyerah, di mana setiap tindakannya tulus tanpa pamrih ikhlas untuk mengabdi kepada bangsa dan negara.

“Setiap prajurit harus memiliki mental yang bagus, memiliki mental baja, mental yang sesuai dengan profesi sebagai Tentara. Tanamkan di dalam pikiran kalian bahwa saya Tentara, saya prajurit, tugas saya adalah melaksanakan pertempuran dan mendapatkan hasil menang,” tegasnya.

Mantan Danjen Kopassus itu juga mengajak kepada seluruh prajurit untuk saling kompak, saling tolong menolong, saling guyub rukun dan apabila ada permasalahan jangan ragu untuk melaporkan.

“Kita berada di Batalion ini sudah menjadi satu kebanggaan, maka buat suasana yang nyaman dan enak, sehingga kalian betah di satuan. Hidup cuma sekali jangan dibikin susah dan yang paling utama terus semangat untuk melaksanakan tugas, jangan kendor dan jangan sia-siakan hidup kalian dengan hal hal yang tidak baik,” ujarnya.


Editor : Ahmad Antoni

BERITA TERKAIT