Menko Polhukam Mahfud MD menyebutkan ada tiga jenis ekstremisme yang mengarah ke tindakan terorisme, intoleransi dan pemecah belah persatuan. (Foto: Youtube Kemenko Polhukam)

Kemudian paham ekstremisme takfiri, Mahfud menilai kelompok ini memusuhi orang lain yang berbeda dari segala bentuk seperti pemikiran bahkan simbol-simbol tertentu. 

"Takfiri adalah paham yang menganggap paham lain, walaupun satu agama, adalah paham yang sesat, kafir, yang tidak saja harus dijauhi tetapi harus dimusuhi," kata mantan Menteri Pertahanan era Presiden Gus Dur ini. 

Terakhir, paham ekstremisme ideologis, menurut Mahfud, paham yang lunak tetapi masih berbahaya. Mahfud menjelaskan kelompok ini meyakini paham dirinyalah yang paling benar sehingga menganggap paham selainnya adalah salah. 

Selain itu, Mahfud mencontohkan kasus ekstremisme ideologis ini yaitu mereka menolak paham nasionalisme seperti Pancasila yang juga dianggap sesat. 

"Mereka berupaya mengubah Pancasila dengan mempengaruhi pemikiran melalui lembaga pendidikan dan diskusi, serta brosur-brosur penyusupan bahwa Pancasila salah dan harus diganti," ujarnya.


Editor : Ahmad Antoni

Sebelumnya
Halaman :
1 2

BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network