Bagi konsumen yang baru saja tiba, bakal langsung diajak berkomunikasi dengan bahas isyarat. Untuk yang baru pertama kali datang, tentunya akan kebingunan dan canggung. Namun, senyum lepas para pegawai akan membuat para konsumen merasa nyaman.
“Saya sengaja mempekerjakan kaum difabel untuk memberikan kesempatan mereka yang mau bekerja,” kata pemilik Salam Motor Car Wash,” Franky Sadewo Priyanggono, Kamis (8/6/2023).
Usaha telah dirintisnya sejak tahun 2012, dan kini telah memiliki pelanggan tetap. Keramahan lewat bahasa isyarat dan hasil cucian yang memuaskan, membuat para konsumen kembali datang.
Pada hari Senin hingga Jumat, jumlah pegawai yang bekerja lima orang. Sedangkan pada Sabtu dan Minggu jumlah pegawai akan ditambah karena ramainya pelanggan.
Editor : Ary Wahyu Wibowo
Artikel Terkait