Polisi memeriksa sejumlah lokasi dan mencari bukti untuk mendalami pengakuan pemuda di Brebes yang diduga membunuh serta memutilasi ayahnya. (Foto: iNews).

BREBES, iNews.id - Warga Desa Kemukten, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, sempat tidak melihat Waslam (50) selama berbulan-bulan. Anaknya, HES (24), diduga menutupi keberadaan sang ayah dengan mengaku bahwa korban sedang berjualan siomai di Tegal.

Kecurigaan terkait keberadaan Waslam mencuat setelah HES menyerahkan diri ke Polsek Kersana pada Kamis (15/10/2026). Dia mengaku telah membunuh dan memutilasi ayahnya sekitar empat bulan lalu. 

Namun, pengakuan tersebut masih didalami polisi karena hingga kini potongan tubuh korban belum ditemukan. Berdasarkan keterangan sementara, HES mengaku nekat melakukan perbuatan itu karena kesal terhadap ayahnya yang disebut kerap memarahi ibunya. 

Dia juga mengaku memotong tubuh korban menjadi 10 bagian, kemudian membuangnya ke sungai secara bertahap." Awalnya Polsek Kersana Polres Brebes kedatangan warga menyampaikan bahwa dia telah membunuh orang, yaitu bapaknya kemudian kami tindaklanjuti," ujar Kapolsek Kersana, AKP Teguh Adi Winarko.

Polisi kini berupaya menguji pengakuan tersebut melalui pemeriksaan sejumlah lokasi yang diduga berkaitan dengan kasus itu. Petugas dari Inafis Polres Brebes bersama tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jawa Tengah memeriksa rumah orang tua HES dan mengambil sampel bercak darah untuk kepentingan penyelidikan.

Kapolres Brebes, AKBP Muhammad Ali Akbar menyampaikan, penyisiran juga dilakukan di rumah HES. Polisi menyita sejumlah barang, termasuk pisau dan palu, untuk diperiksa lebih lanjut. Petugas bahkan menggali septic tank di bagian teras rumah guna mencari kemungkinan bukti yang berkaitan dengan kasus tersebut.

"Kami dari Polres Brebes, khususnya tim penyidik terus melakukan oleh TKP mencari dan menemukan barang bukti sesuai dengan keterangan pelaku," ujar AKBP Muhammad Ali Akbar. 

Sementara itu, polisi masih mencari potongan tubuh Waslam yang menurut pengakuan HES dibuang ke sungai. Penemuan bukti fisik menjadi bagian penting untuk mengungkap secara utuh dugaan pembunuhan dan mutilasi tersebut.

Polisi belum menyimpulkan seluruh rangkaian peristiwa dan masih mendalami keterangan HES serta bukti-bukti yang ditemukan di lapangan.


Editor : Kurnia Illahi

BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network