Ketua CDM Kontingen Indonesia Adi Herman (tengah) didampingi Wakil Sekjen NPC Indonesia Rima Ferdianto (kiri) dan Wakil Ketua CDM Kontingen Indonesia Prihatin (paling kanan). (Antara)
Antara

SOLO, iNews.id - National Paralympic Comittee (NPC) Indonesia meminta para atlet berprestasi di ASEAN Para Games (APG) XI 2022 di Solo, tak perlu khawatir soal bonus. Menurutnya, Pemerintah sudah memikirkan soal penghargaan atau bonus bagi para atlet yang meraih prestasi pada APG 2022.

"Soal bonus para atlet berprestasi pada APG XI 2022 dan Indonesia menjadi juara umum dengan 175 medali emas, 144 perak dan 107 perunggu, tidak perlu khawatir karena sudah dipikirkan oleh pemerintah," kata Ketua NPC Indonesia, Senny Marbun di Solo, Minggu (21/8/2022).

Senny Marbun mengatakan, soal bonus atlet peraih medali sudah dipikirkan oleh pemerintah. Namun, mengenai besarannya ia mengaku tidak tahu, tetapi ia berharap sama dengan bonus atlet SEA Games di Vietnam.

"Pokok berdoa saja bonus sama dengan atlet non difabel. Bonus untuk atlet akan masuk ke nomor rekeningnya atlet masing-masing. Pemberian bonus akan bertahap dan atlet tidak perlu khawatir soal bonus," katanya.

Menyinggung soal persiapan NPC Indonesia dalam waktu dekat ini, Senny mengatakan NPC menunggu persiapan pemusatan latihan menuju ASEAN Para Games XII di Kamboja, pada Juli 2023.

"Kami akan melakukan persiapan para atlet NPC Indonesia untuk mulai pemusatan latihan di Solo, APG Kamboja digelar pada Juli 2023," kata Senny Marbun.

Menurut Senny Marbun untuk pemusatan latihan sebagian atlet sudah masuk di Solo, tetapi masih menunggu rekomendasi dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).

Sementara itu, Chef de Mission (CDM) Kontingen Indonesia Adi Herman mengatakan CDM kontingen Indonesia telah mengawal dan membawa para atlet NPC Indonesia menjadi juara umum pada APG XI 2022 di Solo, dengan memperoleh 175 medali emas, 144 perak dan 107 perunggu.

"Penghargaan berikutnya tentu penghargaan yang kedua dari pemerintah," kata Herman. Menurut dia, soal bonus untuk para atlet sepenuhnya diserahkan kepada pemerintah sebagai penghargaan prestasi para atlet.

"Berapa besarnya penghargaan itu, sepenuhnya tergantung pemerintah. Saya yakin bonus itu, akan ada, karena kebijakan pemerintah sekarang khususnya, Bapak Presiden memberikan kesetaraan antara atlet umum dan disabilitas," ujarnya.

Sehingga, jika atlet umum di SEA Games 2022 diberikan bonus, tentunya disabilitas diberikan yang sama itu. Para atlet disabilitas juga harapannya sama seperti atlet umum.


Editor : Ahmad Antoni

BERITA TERKAIT