Sejumlah tersangka pencurian sepeda motor saat digelandang petugas Polres Jepara ke mobil tahanan, Senin (26/9/2022). Foto/IST
Angga Rosa

JEPARA, iNews.id - Polres Jepara mengungkap 40 kasus pencurian sepeda motor (curanmor) dan 11 tersangka dari 14 orang tersangka pada Operasi Sikat Jaran Candi 2022. Sedangkan tiga pelaku lainnya masih dalam pengejaran petugas dan dimasukkan dalam daftar pencarian orang (DPO).

Kapolres Jepara AKBP Warsono menjelaskan, Operasi Sikat Jaran Candi 2022 digelar Polres Jepara selama 20 hari terhitung sejak 25 Agustus hingga 13 September 2022. 

“Hasilnya, kami berhasil mengungkap 40 TKP perkara curanmor dengan 11 orang tersangka yang sudah ditangkap," kata Kapolres saat konferensi pers, Senin (26/9/2022).

Kapolres menjelaskan para pelaku curanmor yang ditangkap rata-rata adalah pengangguran atau tidak memiliki pekerjaan tetap. Adapun modus yang sering digunakan oleh para pelaku adalah mencuri kendaraan di tempat sepi seperti persawahan dan perkebunan dengan menggunakan kunci T atau linggis. 

“Modus yang paling menonjol yaitu mencuri SPM di persawahan atau perkebunan, ini sampai 25 TKP dari 40 TK. Rata-rata pelaku tidak memiliki pekerjaan tetap dan beberapa pengangguran dan uang hasil penjualan SPM tersebut untuk kebutuhan hidup dan kepentingan pribadi lainnya," ujarnya.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya para pelaku akan dijerat dengan pasal 363 KUHP dengan ancaman pidana maksimal 9 tahun penjara.

Kasat Reskrim Polres Jepara AKP M. Fachrur Rozi mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan selalu menggunakan kunci ganda kendaraan agar lebih aman.

“Kami imbau pada masyarakat untuk selalu waspada, apabila akan pergi titipkan rumah kepada orang yang dipercaya atau tetangga, jangan lupa untuk mengunci ganda kendaraan, kejahatan itu datang karena ada peluang," ujarnya.

Kasat Reskrim juga menegaskan akan terus mengejar para pelaku yang masih DPO. “Kepada para pelaku yang masih ada di luar dan masih berkeliaran, berlarilah karena kami Polres Jepara ditugaskan untuk mencari, mengejar dan menangkap kalian di mana pun berada,” ujarnya.


Editor : Ahmad Antoni

BERITA TERKAIT