Dugaan sementara, kebakaran dipicu korsleting listrik di area finishing. Kepala Desa Bawu, Kuat Setiawan, menjelaskan peristiwa kebakaran yang menghanguskan pabrik tersebut.
Petugas mengerahkan 11 mobil pemadam kebakaran dari Pemerintah Kabupaten Jepara, BPBD, hingga perusahaan swasta untuk menjinakkan api. Setelah berjibaku, petugas akhirnya berhasil memadamkan kebakaran.
Meski sebagian besar bangunan dan material produksi hangus terbakar, sejumlah mebel yang sudah dikemas berhasil diselamatkan. Tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Namun, kebakaran ini menyebabkan kerugian materiil yang diperkirakan mencapai Rp5 miliar. Penyebab pasti kebakaran masih memerlukan penyelidikan lebih lanjut.
Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait