Sejumlah pedagang mengaku sulit mendapatkan pasokan dari distributor dengan harga eceran yang telah disesuaikan pemerintah.
“Saya hanya bisa membeli dua karton berisi 12 liter minyak goreng kemasan, itu pun dengan harga tinggi dan harus membeli produk lagi dahulu untuk bisa membeli minyak,” kata Yasin, Jumat (24/2/2022).
Kondisi serupa juga sangat dikeluhkan para konsumen. “Saya terpaksa membeli makanan matang untuk disantap setiap hari bersama keluarga,” kata Tuti, konsumen.
Para pedagang dan konsumen berharap pemerintah turun tangan untuk menstabilkan ketersediaan minyak goreng, karena menjadi kebutuhan pokok setiap hari dan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Editor : Ahmad Antoni
minyak goreng minyak goreng kemasan minyak goreng langka pedagang konsumen kota salatiga harga eceran tertinggi Distributor
Artikel Terkait