"Kami sudah memeriksa para saksi dan mengamankan barang bukti. Tim sedang bekerja di lapangan. Kami tidak akan berspekulasi, namun semua kemungkinan termasuk unsur teror atau intimidasi sedang kami dalami," kata AKBP Rachmad.
Kasus ini kini menjadi atensi serius kepolisian mengingat korban merupakan sosok publik dan berkaitan dengan lingkungan pejabat daerah. Polisi berkomitmen mengusut tuntas kasus ini guna mengembalikan rasa aman bagi warga Pekalongan.
Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait