Pelaksanaan rapid test Covid-19 siswa SMP Negeri 4 Surakarta, Senin (2/11/2020). (Ary Wahyu Wibowo/Sindonews)
Pemberitahuan sudah diberikan sekitar 1 bulan lalu saat rapat orangtua dengan guru."Semoga semuanya berjalan lancar," ucapnya. Dirinya tidak khawatir muncul klaster Covid-19. Dengan kembali digelarnya pembelajaran tatap muka, dirinya merasa senang karena anak anak lebih bersungguh-sungguh. "Selain sudah jenuh, kalau lewat dari saja tidak maksimal," paparnya.

Kepala Sekolah SMP Negeri 4 Surakarta, Sri Wuryanti mengemukakan, guru dan karyawan telah menjalani rapid test terlebih dahulu. Jika hasilnya reaktif, maka akan dipersilahkan bekerja dari rumah terlebih dahulu. Setelah guru dan karyawan, kemudian para siswa yang akan menjalani pembelajaran tatap muka menjalani rapid tes terlebih dahulu. Agar tidak terjadi kerumuman rapid tes dibagi dalam beberapa kelompok. Jika ada yang reaktif, maka tidak diperkenankan masuk terlebih dahulu.

Setelah pembelajaran tahap pertama, mereka akan menjalani rapid tes lagi guna memantau kondisinya. Kemudian siswa yang akan masuk pembelajaran tahap kedua giliran akan menjalani rapid test. Pihaknya meminta kedispilinan orangtua agar siswanya tidak sampai terpapar Covid-19. Bagi orangtuanya yang ragu ragu anaknya mengikuti pembelajaran tatap muka, maka diperkenankan untuk mengikuti pembelajaran jarak jauh.


Editor : Ahmad Antoni

Sebelumnya
Halaman :
1 2

BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network