SUKOHARJO, iNews.id - Tim Densus 88 Polri terpaksa menembak tersangka teroris Dokter Sunardi saat hendak ditangkap karena melawan. Hal itu karena Dokter Sunardi menabrakkan mobil ke arah petugas.
Dari foto yang diterima MPI, terlihat kerusakan pada bagian depan mobil berpelat AD 8961 FA yang disebut saat itu dikendarai oleh Dokter Sunardi. Dari penelusuran, mobil tersebut atas nama seseorang warga Pajang, Solo.
Foto lain yang diterima, diperlihatkan kerusakan pada mobil jenis Innova yang disebut-sebut dikendarai oleh petugas saat kejadian. Mobil jenis Innova ini mengalami kerusakan pada bagian belakang.
Selain kedua foto, ada sebuah mobil boks yang disebut saat kejadian sempat diserempet oleh Dokter Sunardi.
Dari keterangan Suparmi warga Bendosari, Kabupaten Sukoharjo, yang tembok rumahnya rusak karena insiden itu mengatakan kejadian tersebut berlangsung sekira pukul 21.15 WIB.
"Kejadiannya Rabu (9/3) malam sekira pukul 21.15 WIB, di depan rumah saya," kata Suparmi saat ditemui di depan tembok rumahnya.
Suparmi mengaku saat kejadian, dirinya dibangunkan oleh anaknya. Saat itu, dirinya baru saja terlelap tidur.
"Saya saat itu sudah tidur, terus dibangunkan anak saya. Anak saya bilang, tembok ditarak (ditabrak) mobil, begitu nabrak mobil mundur langsung budhal (pergi)," katanya.
Karena penasaran, Suparmi melihat dari jendela. Dan benar saja, dirinya melihat banyak orang di depan rumahnya. Namun dirinya tak berani keluar rumah.
Suparmi baru tahu kalau yang ada di depan rumahnya semalam adalah polisi, saat didatangi oleh pihak Polres Sukoharjo. "Baru tahunya pagi setelah didatangi oleh polisi," ujarnya
Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait