Pemusnahan barang bukti sabu 3.4 kg di Ditresnarkoba Polda Jateng. (Ist)
Ahmad Antoni

SEMARANG, iNews.id – Ditresnarkoba Polda Jateng dan Bidlabfor Polda Jateng memusnahkan barang bukti narkotika jenis sabu seberat total 3.430,6 gram. Pemusnahan barang bukti dipimpin Dirresnarkoba Kombes Pol Lutfi Martadian di Mako Ditresnarkoba Polda Jateng, Kota Semarang, Kamis (27/10/2022).

Barang bukti yang dimusnahkan tersebut merupakan sitaan dari tiga tersangka berinisial HS, UK dan KK dalam kasus penyelundupan Sabu dari Malaysia. Ketiganya ditangkap pada 5 September lalu dari rumah mereka di Nganjuk dan Tulungagung oleh petugas gabungan dari Polda Jateng dan BNNP.

“Ketiga tersangka ini masih ada hubungan keluarga, HS berperan mengirim barang dari Malaysia serta memantau pergerakan barang tersebut dalam proses pengirimannya. Sedangkan UK dan HS berperan memberikan alamat tujuan pengiriman barang kepada tersangka HS,” kata Kombes Pol Lutfi Martadian.

Dirresnarkoba mengungkapkan kegiatan pemusnahan barang bukti ini berdasarkan surat ketetapan dari Kejaksaan Negeri Nganjuk dan Tulungagung mengenai perintah pemusnahan barang bukti oleh penyidik Polda Jateng.

“Pemusnahan ini berdasarkan Surat Ketetapan dari Kejaksaan Nganjuk dan Kantor Kejaksaan Tulungagung untuk dilakukan pemusnahan barang bukti oleh penyidik,” katanya.

Adapun kegiatan pemusnahan diawali dengan uji laborat oleh Bidlabfor menggunakan reagen Marquish. Saat reagen tersebut diteteskan ke contoh barang bukti sabu menunjukkan perubahan warna menjadi oranye kehitaman sebagai bukti bahwa contoh barang bukti positif methamphetamin/sabu.

Selanjutnya barang bukti berupa dua kantong berisi Sabu tersebut dimusnahkan dengan cara diblender dan dituangkan ke air berisi sabun cuci piring.

“Hal ini karena Methamphetamin sangat mudah larut dalam air dan pemusnahan paling baik adalah dicampur dengan air,” ujarnya.

Pemusnahan dilakukan secara bergantian oleh Dirresnarkoba diikuti Kepala Bea Cukai Tanjung Emas serta perwakilan dari BNNP Jateng dan Kejaksaan. Sebagai bukti dipersidangan, dua kantung kecil berisi masing-masing lima gram Sabu disisihkan petugas sebelum dilakukan pemusnahan.

Sementara atas perbuatannya, ketiga tersangka dijerat dengan Pasal 132 ayat (1) Jo Pasal 114 ayat (2) dan Pasal 132 ayat (1) Jo Pasal 112 ayat (2) Undang – Undang Republik Indonesia Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman seumur hidup atau paling lama 20 tahun dan paling singkat 6 tahun penjara.


Editor : Ahmad Antoni

BERITA TERKAIT