Sebelumnya, benda logam berwarna perak tersebut berhasil diangkat melalui operasi di Rumah Sakit Islam Sultan Agung Semarang pada Rabu (4/11/2026).
Benda itu ditemukan menempel pada tulang iga korban, tetapi tidak mengenai organ vital. Setelah menjalani operasi, kondisi bocah tersebut membaik.
Korban sudah sadar dan dapat diajak berkomunikasi. Dalam penyelidikan kasus ini, polisi telah memeriksa sejumlah saksi, termasuk teman korban yang berada di lokasi kejadian.
Namun, dari pemeriksaan awal, polisi belum memperoleh keterangan mengenai adanya suara letusan saat peristiwa tersebut terjadi.
Diketahui, saat kejadian berlangsung, lokasi tersebut sedang digunakan untuk kegiatan pasar malam.
Polisi masih menunggu hasil pemeriksaan Laboratorium Forensik untuk memastikan jenis benda logam tersebut sekaligus mengungkap sumber pelontarnya.
Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait