Polisi mengevakuasi bocah tewas akibat ledakan petasan di Gayamsari, Semarang, Jumat (20/3/2026). (Foto: Ist)

"Meskipun jenis low explosive, daya ledaknya membentuk kawah atau lubang sedalam 35 sentimeter di lokasi. Kami juga menemukan satu kardus berisi berbagai jenis petasan yang diduga akan dijual oleh pemilik rumah," kata AKBP Totok.

Jenazah korban telah dievakuasi ke rumah sakit untuk proses autopsi. Sementara itu, polisi masih memeriksa sejumlah saksi guna mengungkap secara pasti penyebab ledakan petasan Semarang tersebut.

Polisi juga kembali mengimbau masyarakat untuk tidak bermain atau memproduksi petasan secara mandiri. Selain melanggar aturan, aktivitas tersebut sangat berbahaya dan berpotensi menimbulkan korban jiwa.


Editor : Donald Karouw

Sebelumnya
Halaman :
1 2

BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network