Sejumlah nakes RSUD Cilacap yang terpapar Covid dipindahkan di RS Priscilla untuk menjalani isolasi. (iNews/Heri Susanto)

Menurutnya,  kasus Covid-19 yang dialami 33 nakes tersebut berawal dari kedatangan kapal MV Hilma Bulker yang sedang bongkar muatan gula rafinasi dari India di Pelabuhan Tanjung Intan Cilacap.

Dari 20 awak kapal berbendera Panama yang seluruhnya berkewarganegaraan Filipina itu, diketahui sebanyak 14 orang terkonfirmasi positif Covid-19, seorang di antaranya meninggal dunia saat menjalani perawatan di RSUD Cilacap.

Berdasarkan hasil pemeriksaan whole genome sequencing (WGS) yang dilakukan di Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes) Kementerian Kesehatan diketahui bahwa awak kapal tersebut terinfeksi virus corona varian B1617.

"Dua orang dinyatakan sembuh, sehingga masih ada 11 orang. Nah, 11 orang ini sekarang sudah membaik," kata Bupati.

Sementara, sejauh ini Tim Satgas Covid-19 Kabupaten Cilacap telah melakukan tracking dengan melakukan swab test terhadap ratusan nakes lainya untuk mencegah penularan Covid-19 antar nakes dan pasien.

Hasil dari swab test dan tracking ke ratusan tenaga medis RSUD Cilacap ini masih diuji Laboratorium UGM  Yogyakarta. Selain melakukan sterilisasi dan melakukan swab test massal ke para tenaga medis, RSUD ditutup sementara selama dua hari.


Editor : Ahmad Antoni

Sebelumnya
Halaman :
1 2

BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network