“Guna meringankan beban korban banjir, bantuan untuk korban banjir terus berdatangan dari berbagai pihak. Mereka mendatangi lokasi banjir dan dapur umum untuk memberikan bantuan,” kata Ketua Persatuan Simbolon Boru Pekalongan-Pemalang, Lindung Simbolon, Minggu (21/2/2021).
Ribuan warga hingga kini menempati sekitar 45 tempat pengungsian seperti masjid. Mushola. sekolahan, gudang dan tempat lainnya.
“Kondisi mereka terpaksa berdesakan tak ada penyekat pengungsi banyak yang menderita diare terutama bayi dan balita juga para manula,” kata Ketua RW 8 Pekuncen Wiradesa, Harnik.
Menurutnya, korban banjir sangat membutuhkan obat- obatan, minyak angin, saleb gatal- gatal, popok bayi dan manula , makanan tambahan balita dan anak- anak juga susu bayi masih sangat minim.
Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait