Kuliner bebek bakar plecing khas Demak. Foto: iNews/Sukmawijaya.
Sukmawijaya

DEMAK, iNews.id – Para penikmat kuliner harus mencoba menu bebek bakar plecing asal Lombok yang dimodifikasi dengan bumbu asam manis khas Demak. Sensasi masakannya menggugah selera, ditambah daging bebek yang lembut tanpa kandungan lemak. 

Modifikasi kuliner itu diberi nama masakan bebek bakar plecing khas Demak. Daging bebek yang setengah gosong, cukup mengundang selera. Kondisi daging bebek yang terikat tali dari bambu, menyembunyikan perlakuan khusus saat penyajian. 

Bagi yang menikmati, bakal merasakan sensasi dari masakan ini. Ketika merobek daging dan mengunyahnya, sesaat akan terasa pedas. Sementara, bumbu asam manis serta tambahan rempah ikut berdendang di dalam lidah. 

Uniknya, daging dari menu bebek bakar plecing khas Demak, terasa lembut dan bumbunya terasa sampai tulang. Selain empuk, serat daging dari bebek bakar plecing tanpa kandungan lemaknya sama sekali. 

Bebek bakar plecing adalah menu utama dari Warung Lesehan Tani Sri Dewi Buyaran Demak. Daging yang dimasak, sengaja dipilih dari seekor bebek yang sudah tua atau tidak bertelur. Sehingga banyak dagingnya dibandingkan lemak.

“Saya terinspirasi dari nenek yang hobi kuliner Lombok. Saya lalu mencoba membawa menu bebek bakar plecing dari Llombok, agar dapat dinikmati dengan lidah orang Jawa,” kata Eko Subako, pemilik warung lesehan, Rabu (14/4/2021). 

Penyajian bebek bakar plecing, dimulai dari merebus daging dengan campuran bumbu khusus. Setelah airnya ditiris, daging bebek digoreng selama lima menit. Selanjutnya bebek bisa dibakar. Untuk menjaga cita rasa, daging bebek hanya dibakar lima menit, dengan olesan bumbu asam manis dari resep khusus. 

Selain bebek bakar plecing, warung ini juga menyajikan swike entok, dan nila bakar pedas manis. Tentunya akan mengundang selera penikmat kuliner, utamanya saat menyantap sebagai menu berbuka puasa. 


Editor : Ary Wahyu Wibowo

BERITA TERKAIT